چکیده
ABSTRACT Character development at the elementary school level plays an important role in shaping students’ attitudes and behaviors in accordance with educational values. This study aims to describe the role of teachers in fostering discipline, responsibility, compliance with norms, and fulfillment of obligations through Pancasila Education among fourth-grade students at UPTD SD Negeri 077272 Lolofaoso Tabaloho. This study employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, involving the school principal as the key informant, the fourth-grade teacher as the main informant, and three students selected through purposive sampling as additional informants. Data analysis consisted of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that teachers foster character development by integrating character values into classroom instruction and daily school routines. These efforts are implemented through role modeling, guidance, appreciation, motivation, assignments, and the enforcement of school rules to cultivate discipline, responsibility, compliance with norms, and fulfillment of obligations. Thus, Pancasila Education serves as a means of character development through role modeling and habituation, encouraging students to apply these values in their daily lives. ABSTRAK Pembinaan karakter pada jenjang sekolah dasar berperan dalam membentuk sikap dan perilaku siswa sesuai nilai-nilai pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam membina karakter disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap norma, dan pelaksanaan kewajiban melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV UPTD SD Negeri 077272 Lolofaoso Tabaloho. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan kepala sekolah sebagai informan kunci, guru kelas IV sebagai informan utama, serta tiga siswa yang dipilih melalui purposive sampling sebagai informan tambahan. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membina karakter melalui integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran dan pembiasaan di sekolah. Upaya tersebut diwujudkan melalui keteladanan, bimbingan, apresiasi, motivasi, pemberian tugas, serta penerapan tata tertib untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kepatuhan terhadap norma, dan pelaksanaan kewajiban. Dengan demikian, pembelajaran Pendidikan Pancasila menjadi sarana pembinaan karakter melalui keteladanan dan pembiasaan yang mendorong siswa menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.