فکر بنیانبانک مقالات روان‌شناسی

SECONDARY Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

2026, Volume 6, Issue 4

مقاله‌ها

ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM SEKOLAH BERBASIS KEWIRAUSAHAAN DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI EKONOMI DAN KREATIVITAS SISWA SMP NEGERI 2 TUHEMBERUA

Sumangeli Zai; Yearning Harefa; Eka Septianti Laoli; Arianto Lahagu SECONDARY Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 2026, Vol. 6, Issue 4, pp. 3427-3441 https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.16577

چکیده

Developing students’ economic competence and creativity is essential to preparing them for economic challenges and changing societal demands. However, school entrepreneurship programs do not necessarily develop economic understanding and creativity equally, making evaluation of their implementation and learning outcomes necessary. This study aims to analyze the implementation, supporting and inhibiting factors, and effectiveness of an entrepreneurship-based school program in developing students’ economic competence and creativity at SMP Negeri 2 Tuhemberua. A qualitative descriptive approach was employed. Data were collected through interviews, documentation, and observations involving the school principal, supervising teacher, and five participating students. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with credibility examined through source and method triangulation. The findings indicate that the Cultivation and MSME Business Project supports students’ understanding of production, capital, costs, sales, and profit while encouraging product innovation, problem-solving, responsibility, and cooperation. Nevertheless, program effectiveness remains limited by insufficient time, inadequate facilities, difficulties in financial recordkeeping, and restricted marketing reach. Therefore, the program is effective as a practical learning experience but requires stronger structured reflection, financial literacy activities, and continuous evaluation to improve students’ economic competence and creativity. ABSTRAK Pengembangan kompetensi ekonomi dan kreativitas siswa penting untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan zaman. Namun, pelaksanaan program kewirausahaan di sekolah belum tentu menghasilkan penguasaan konsep ekonomi dan kreativitas secara seimbang sehingga perlu dievaluasi berdasarkan proses dan capaian pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat, serta efektivitas program sekolah berbasis kewirausahaan dalam mengembangkan kompetensi ekonomi dan kreativitas siswa SMP Negeri 2 Tuhemberua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan pengamatan terhadap kepala sekolah, guru pembimbing, serta lima siswa peserta program. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Proyek Budidaya dan Usaha UMKM mendukung pemahaman siswa tentang produksi, modal, biaya, penjualan, dan keuntungan, sekaligus mendorong inovasi produk, pemecahan masalah, tanggung jawab, dan kerja sama. Efektivitas program belum optimal karena keterbatasan waktu, sarana, pencatatan keuangan, dan jangkauan pemasaran. Dengan demikian, program efektif sebagai pengalaman belajar praktis, tetapi memerlukan penguatan refleksi, literasi keuangan, dan evaluasi berkelanjutan.

متن کامل دسترسی آزاد

STRATEGI INKLUSIF GURU DALAM MENGAKOMODASI KEBUTUHAN BELAJAR MURID HAMBATAN BELAJAR KELAS VIIA SMP NEGERI 2 TELUK PANDAN

Amos Robinson SECONDARY Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 2026, Vol. 6, Issue 4, pp. 3442-3455 https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.12945

چکیده

Inclusive education requires instructional strategies that respond to differences in students’ abilities and learning needs, particularly those of slow learners in junior secondary schools. This study aimed to describe teachers’ inclusive strategies for accommodating the learning needs of students in Class VII A at SMP Negeri 2 Teluk Pandan, Kutai Timur Regency, Indonesia. A qualitative approach with a case study design was employed from September to December 2025. The participants comprised one homeroom teacher and two students with learning difficulties, identified as H and AR. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data credibility was examined through source and technique triangulation. The findings revealed four forms of accommodation: repeated explanations and simplified instructions, adjustments to assignments and assessments according to students’ abilities, additional time for task completion, and seating arrangements combined with positive feedback. The teacher also provided individual assistance to help students understand learning materials and complete assignments. However, small-group and heterogeneous-group activities were not implemented consistently. These findings highlight the importance of flexible accommodations, progress monitoring, and varied instructional strategies to support student participation in inclusive learning environments. ABSTRAK Pendidikan inklusif memerlukan strategi pembelajaran yang responsif terhadap perbedaan kemampuan dan kebutuhan belajar murid, khususnya murid dengan hambatan belajar (slow learner) di sekolah menengah pertama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi inklusif guru dalam mengakomodasi kebutuhan belajar murid kelas VII A SMP Negeri 2 Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada September–Desember 2025. Subjek penelitian terdiri atas seorang wali kelas dan dua murid dengan hambatan belajar, yaitu H dan AR. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan empat bentuk akomodasi, yaitu pengulangan materi dan penyederhanaan instruksi, penyesuaian tugas dan penilaian berdasarkan kemampuan murid, pemberian waktu tambahan, serta pengaturan tempat duduk dan umpan balik positif. Guru juga memberikan pendampingan individual untuk membantu murid memahami materi dan menyelesaikan tugas. Namun, penggunaan kelompok kecil atau heterogen belum dilakukan secara konsisten. Penelitian ini menegaskan pentingnya akomodasi fleksibel, pemantauan perkembangan, dan variasi strategi untuk mendukung partisipasi murid dalam pembelajaran inklusif.

متن کامل دسترسی آزاد

ANALISIS GAYA BELAJAR HONEY & MUMFORD PADA SISWA KELAS IX MTs NEGERI 5 BANTUL

Qaila Ersita Al Putri Yani Yani; Emy Manna Fitriyani; Azizah Nurul Salsabila; L. Dyah Purwita Wardani; Ujang Nendra Pratama SECONDARY Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 2026, Vol. 6, Issue 4, pp. 3456-3465 https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.16583

چکیده

ABSTRACT The cognitive dynamics of madrasah students demand profound pedagogical sensitivity to ensure that knowledge transfer proceeds inclusively and aligns with individual needs. This study maps and elaborates the learning style tendencies of eighty-six grade nine pupils at MTs Negeri 5 Bantul through the theoretical lens of Honey and Mumford. Employing a quantitative approach with a descriptive survey design, data were gathered via a short-version dichotomous questionnaire encompassing four core psychological dimensions. Descriptive statistical procedures were utilized to compute means, standard deviations, percentage proportions, and classifications. Empirical findings confirm that the reflective typology occupies the highest rank with a mean score of 8.26 and a dominance share of 28%, followed sequentially by the pragmatic (7.80; 27%), theoretical (7.52; 26%), and activist variants (5.47; 19%). Categorization mapping situates the first three styles within high qualifications and the latter at a moderate level. These numerical insights underscore the urgency for educators to engineer adaptive instructional strategies, such as optimizing observational sessions and critical discussions within the classroom. ABSTRAK Dinamika kognitif peserta didik madrasah menuntut kepekaan pedagogis yang mendalam agar proses transfer pengetahuan dapat berjalan secara inklusif dan selaras dengan kebutuhan personal mereka. Penelitian ini digerakkan untuk memetakan serta menguraikan kecenderungan orientasi belajar delapan puluh enam subjek didik kelas IX di MTs Negeri 5 Bantul melalui kerangka teoretis Honey and Mumford. Menggunakan pendekatan kuantitatif berdesain survei deskriptif, seluruh informasi dikumpulkan lewat instrumen angket dikotomis versi pendek yang mencakup empat dimensi psikologis utama. Prosedur analisis data bertumpu pada kalkulasi statistik deskriptif guna mengekstrak nilai rata-rata, simpangan baku, proporsi persentase, serta kategorisasi kelas. Temuan empiris mengonfirmasi bahwa tipologi reflektif menempati urutan teratas dengan perolehan rerata 8,26 dan porsi dominasi 28%, yang disusul secara berturut-turut oleh varian pragmatis (7,80; 27%), teoretis (7,52; 26%), serta aktivis (5,47; 19%). Pengelompokan kategori menempatkan tiga tipe awal pada kualifikasi tinggi dan tipe terakhir pada tingkat sedang. Konstelasi data ini menyaratkan urgensi bagi para pendidik untuk merancang strategi pembelajaran yang adaptif, seperti mengoptimalkan sesi observasi dan diskusi kritis di ruang kelas.

متن کامل دسترسی آزاد