فکر بنیانبانک مقالات روان‌شناسی

SiRad Pelita Wawasan

2026, Volume 2, Issue 3

مقاله‌ها

Qur’an Memorization in Madrasah Tsanawiyah A Narrative Review of Learning Evaluation and Support

Aulia Nazar; Irfan Maulana Adnan SiRad Pelita Wawasan, 2026, Vol. 2, Issue 3, pp. 577-592 https://doi.org/10.64728/sirad.v2i3.art16

چکیده

Qur’an memorization programs in Madrasah Tsanawiyah require alignment between memorization achievement, recitation accuracy, long-term retention, and learning support. An emphasis on the quantity of memorized material alone provides an incomplete account of program quality and sustainability. This study examines strategies for implementing Qur’an memorization programs by exploring the relationships among learning approaches, evaluation, and supporting factors. It adopts a qualitative approach using a narrative literature review design. Sources comprise scholarly articles on Qur’an memorization, educational management, memory, assessment, and learning motivation. Materials were collected through document review and examined using narrative analysis to interpret arguments, compare findings within their contexts, and explain relationships across concepts. The review indicates that tahfidz instruction should connect recitation guidance, the acquisition of new memorization, retrieval practice, and the continuous review of previously memorized material. Assessment can inform instructional adjustments when it addresses recitation accuracy, fluency, retention, and individual progress. Teacher competence, psychological support, family involvement, and institutional scheduling provide complementary support for implementing these adjustments. Taken together, the literature suggests that program strategies should connect students’ learning needs, instructional practices, assessment information, and follow-up actions. This interpretation offers a basis for reviewing tahfidz practices in Madrasah Tsanawiyah, while its application requires attention to students’ characteristics and institutional resources. The conclusions represent a synthesis of the reviewed literature rather than evidence of the effectiveness of a tested program model. [Program tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah memerlukan keselarasan antara capaian hafalan, ketepatan bacaan, retensi jangka panjang, dan dukungan belajar. Penekanan pada jumlah materi yang dihafal saja belum memberikan gambaran utuh tentang mutu dan keberlanjutan program. Penelitian ini mengkaji strategi pelaksanaan program tahfidz dengan menelaah hubungan antara pendekatan pembelajaran, evaluasi, dan faktor pendukung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kajian literatur naratif. Sumber mencakup artikel ilmiah tentang tahfidz, pengelolaan pendidikan, memori, penilaian, dan motivasi belajar. Bahan dikumpulkan melalui studi dokumen dan dikaji menggunakan analisis naratif untuk menafsirkan argumentasi, membandingkan temuan sesuai konteksnya, serta menjelaskan hubungan antarkonsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran tahfidz perlu menghubungkan bimbingan bacaan, penambahan hafalan, latihan mengambil kembali informasi, dan pengulangan berkelanjutan atas materi yang telah dihafal. Penilaian dapat menjadi dasar penyesuaian pembelajaran ketika memperhatikan ketepatan bacaan, kelancaran, retensi, dan kemajuan individual. Kompetensi guru, dukungan psikologis, keterlibatan keluarga, dan pengaturan jadwal kelembagaan saling melengkapi dalam mendukung penyesuaian tersebut. Secara keseluruhan, literatur mengisyaratkan bahwa strategi program perlu menghubungkan kebutuhan belajar siswa, praktik pembelajaran, informasi penilaian, dan tindakan tindak lanjut. Interpretasi ini memberikan dasar untuk meninjau praktik tahfidz di Madrasah Tsanawiyah, sementara penerapannya memerlukan perhatian terhadap karakteristik siswa dan sumber daya lembaga. Simpulan merupakan sintesis literatur yang dikaji, bukan bukti efektivitas model program yang telah diuji]

متن کامل دسترسی آزاد مروری