فکر بنیانبانک مقالات روان‌شناسی

Suherman Jaksa

۱ مقاله

همه‌ی آثار Suherman Jaksa در فکر بنیان مشاهده ←

هم‌نویسندگان: Munaya FauziahSitty Hana Anissa Fukui

Analisis Risiko Faktor Ergonomi Kerja terhadap Timbulnya Nyeri Punggung Bawah (NPB) pada Pekerja Industri Pembuatan Briket Arang

Sitty Hana Anissa Fukui; Suherman Jaksa; Munaya Fauziah MAHESA Malahayati Health Student Journal, 2026, Vol. 6, Issue 11, pp. 470-484 https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i11.25402

چکیده

ABSTRACT Low Back Pain (LBP) is a disease caused by non-ergonomic working conditions during manual handling activities. LBP is a leading cause of activity limitations, disability, inability and absenteeism from work. The aim of this study was to analyze ergonomic risk factors for LBP complaints and their relationship to the two in charcoal briquette manufacturing industry workers at PT. Arkelindo Bara Sejahtera. This study was quantitative with a cross-sectional approach. The study was conducted from June to November 2025. The population and sample were 183 and 151 workers, respectively. Research data was obtained from questionnaires, interviews, diagnoses, and direct on-site observations. Data analysis was conducted using univariate, bivariate, and multivariate methods. The results showed that as many as 64.2% of participants experienced complaints of severe LBP. It was also found that awkward postures, static work positions, repetitive movements and excessive force use were at risk of 62.9%, 70.2%, 73.5% and 57.6%, respectively. There is a relationship between awkward postures (p = 0.023, OR = 2.843), static work positions (p =0.004, OR = 3.875), repetitive movements (p = 0.000, OR = 6.013) and excessive force use (p = 0.003, OR = 4.178) and NBP complaints. The dominant ergonomic risk factor for LBP complaints is repetitive movements with an OR value of 6.013. This study indicates that repeated exposure to sitting or standing for more than half the working day, combined with awkward postures such as bending and twisting, were the dominant contributing factors to LBP. It is hoped that companies can implement ergonomic work positions to ensure worker comfort. Keywords: Charcoal Briquette Industry, Ergonomic Risks, Back Pain, Occupational Health. ABSTRAK Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan penyakit akibat kondisi kerja yang tidak ergonomis selama aktivitas manual handling. NPB merupakan salah satu penyebab utama keterbatasan aktivitas, kecacatan, ketidakmampuan dan ketidakhadiran dalam bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko ergonomi terhadap keluhan NPB dan hubungan keduanya pada pekerja industri pembuatan briket arang di PT. Arkelindo Bara Sejahtera.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Juni hingga November 2025. Populasi dan sampel berturut-turut adalah 183 dan 151 pekerja. Data penelitian diperoleh dari kuesioner, wawancara, diagnosa dan pengamatan langsung. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 64,2% responden mengalami keluhan NPB berat. Itu ditemukan juga bahwa postur tubuh janggal, posisi kerja statis, gerakan berulang, dan penggunaan tenaga berlebihan masing-masing berisiko sebesar 62,9%, 70,2%, 73,5%, dan 57,6%. Terdapat hubungan antara postur tubuh yang tidak nyaman (p = 0,023, OR = 2,843), posisi kerja statis (p = 0,004, OR = 3,875), gerakan berulang (p = 0,000, OR = 6,013), dan penggunaan tenaga berlebihan (p = 0,003, OR = 4,178) dengan keluhan NPB. Faktor risiko ergonomi dominan terhadap keluhan NPB adalah pergerakan berulang dengan nilai OR 6,013. Penelitian ini menunjukkan bahwa paparan berulang terhadap posisi duduk atau berdiri selama lebih dari setengah hari kerja, dikombinasikan dengan postur tubuh janggal seperti membungkuk dan memutar badan, merupakan faktor utama penyebab NPB. Itu diharapkan bahwa perusahaan dapat menerapkan posisi kerja ergonomis agar pekerja nyaman saat bekerja. Kata Kunci: Industri Briket Arang, Risiko Ergonomi, Nyeri Punggung, Kesehatan Kerja.

متن کامل دسترسی آزاد